Tema Backup - pengertian, contoh dan cara menggunakannya

Jika kalian bertanya-tanya apasih tema backup?mengapa harus menggunakan tema dengan metode backup tersebut? Apa tema yang disediakan pada tema store kurang? Atau ada hal lain?

Sebenarnya pada tema store juga terdapat banyak sekali rekomendasi tema yang gratis, tetapi tema tersebut kadang berbayar juga tidak tembus pada banyak lapisan(layer) jadi sedikit terbatas dari efektivitas temanya.


Dari gambar diatas terlihat jelas kalo tema yang tersedia pada tema store berbayar(gambar sebelah kiri) sehingga orang-orang malas untuk menggunakan tema berbayar tersebut.

Ada beberapa orang yang berani untuk membeli tema berbayar tersebut, itupun harus viral dulu. Walaupun temanya berbayar, tetapi efek visual yang diberikan terkadang biasa saja.

Sedangkan pada gambar diatas samping bagian kanan, merupakan tema gratis yang bisa kalian unduh. Tetapi menurutku tema tersebut masih kurang dan jauh dari kata sempurna.

Lalu apa itu tema backup?

Tema backup merupakan tema yang cara penggunaannya menggunakan opsi backup yang berada di pengaturan dan sebagai cara baru dari lahirnya Hyperos yang sebelumnya menggantikan MIUI.

Saat update pergantian OS pada MIUI ke Hyperos membuat tema yg berjalan pada MIUI mendadak gak bisa dipake atau tidak kompatibel dengan Hyperos.
Makanya opsi Backup ini hadir sebagai solusi atas masalah yang tersebut.

Tema Backup umumnya bisa digunakan di semua ponsel Xiaomi, redmi maupun Poco. Hanya saja penggunaannya khusus untuk Hyperos, jadi bisa digunakan untuk OS Terbaru dari HyperOS, baik Hyperos 1, Hyperos 2 maupun Hyperos 3 bisa untuk menggunakan tema dengan opsi Backup tersebut.

Contoh file tema backup seperti dibawah ini:

Tema backup menggunakan ekstensi .bak yang dimana ini adalah ciri khas tersendiri dari tema backup. Berbeda halnya dengan tema MTZ yang menggunakan ekstensi .mtz secara keseluruhan kedua metode tersebut berbeda dalam tata cara penggunaannya.

Untuk HyperOS indonesia menggunakan format Tema(com.android.thememanager).bak karena bahasa yang digunakan adalah indonesia, jadi formatnya tema(com.android.thememanager).bak

Sedangkan Untuk Hyperos Global/China formatnya Themes(com.android.thememanager).bak karena dari region global bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris sehingga formatnya berbentuk English.

Jadi kalo kamu mendownload tema backup, dan tulisannya Themes. Maka kalian wajib ganti menjadi Tema, agar saat proses restore nanti berhasil.

Pilih mana antara tema backup dengan tema MTZ?

Dari pertanyaan diatas aku bisa menjawab kalo dari masing-masing tema tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya. Diantara kelebihan tema backup adalah support untuk semua versi hyperos, tidak ada error dan mudah untuk digunakan.
Sementara tema MTZ membutuhkan aplikasi tambahan yang harus selalu aktif dilayar belakang, sehingga sedikit membuat boros batre.

Jadi aku sarankan untuk menggunakan tema dengan metode backup, selain aman, sudah banyak orang yang menggunakan tema dengan opsi backup tersebut dan diantaranya merasa puas dari tema yang diberikan.

Apakah tema backup tembus akar seperti tema MTZ?


Tema backup memiliki keterbatasan dan tidak seluas tema MTZ yg support banyak lapisan, sehingga tampilannya tidak sebagus tema MTZ. Akan tetapi beberapa tema sudah mendukung penuh pada banyak lapisan, sehingga tema yang diberikan bagus dan mewah.

Adapun layer yang tembus pada tema Backup sebagai berikut, control center(ada yg tembus ada yg ngga) status bar(biasanya tembus) panel notifikasi(ada yg tembus ada yg ngga) icon app, layar kunci, sisanya terkadang support kadang juga tidak.

Pada gambar dibawah merupakan tampilan dari tema backup yang sudah support banyak lapisan:


Dari gambar diatas terlihat temanya tembus kebagian pengaturan dengan tampilan ala iOS 26, sedangkan icon appnya juga menggunakan style dari iOS, lengkap dengan dockbar kaca yang elegan. Terlihat bagus bukan?


Tema backup dari gambar diatas juga tembus pada bagian control center dan layar kuncinya, menggunakan visual ala liquid glass dengan style kaca yang bening, ini enak untuk dilihat karena terkesan premium. Layar kuncinya juga kekinian banget khas ala iOS 26 yang lalu.

Cara menggunakan tema backup

Cara penggunaan dari tema dengan metode backup sedikit memerlukan effort, karena kita harus backup dan restore demi mendapatkan tema yang akan kita gunakan.

Kita bisa menggunakan aplikasi zarchiver untuk mengeksekusinya, tersedia di play store atau kalian bisa mengunduhnya disini 

Pada gambar dibawah adalah file backup yang sudah aku buat sebelumnya, kalo pada folder tersebut kosong kita pergi ke pengaturan untuk melakukan backup terlebih dahulu.

Langkah pertama:
Backup file tema pada menu pengaturan 
Jadi pergi ke
-pengaturan
-tentang telpon
-cadangkan & pulihkan
-perangkat selular
-masukan kode sandi layar kuncinya
-pilih/centang pada opsi tema, kamu bisa lihat pada gambar dibawah:

Lalu klik "cadangkan" tunggu prosesnya sampe 100% kalo sudah selesai berarti backupnya berhasil.

Tinggal buka zarchivernya, masuk ke folder MIUI/backup/allbackup/nah kalo ada file Zip langsung saja ekstrak, ekstraknya ke archive name ya biar nanti ada foldernya.

Kalo sudah cek dan pastikan folder tersebut ada file tema(com.android.thememanager.com)
Kalo sudah ada, tinggal cari file backupnya dan paste pada folder tersebut, kemudian paste dan pilih opsinya ganti/timpa
Kalo sudah selesai tinggal restore lagi di pengaturan

Jadi pergi lagi ke pengaturan, tentang ponsel, cadangkan pulihkan, perangkat seluler, masukan kode sandi layar kunci hp kamu, dan pilih opsi yg pulihkan, dan klik file yang tersedia lalu klik restore, kalo sudah 100% berarti sudah berhasil.

Tinggal cek aja di tema store, nanti tema tersebut akan muncul.

Jika kalian masih kesulitan bisa melihat video tutorialnya di youtubeku ziyxv atau bisa melalui Tautan ini✅

Jadi... Apakah kamu sudah berhasil menggunakan tema backup tersebut atau masih gagal?

Coba berikan komentarmu pada kolom komentar😉
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال